Langsung ke konten utama

Ingin Beternak Ruminansia Secara Efisien? Yuk Merapat.

 Ruminansia merupakan salah satu sektor yang menjadi andalan petani. Petani sering memanfaatkan sisa Pertaniannya untuk pakan ternak-ternak mereka. Namun ada hal yang harus kita perhatikan, Yaitu Konversi Pakan menjadi Daging. Mekanisme kenyang dan lapar, ada 2 perkaranya, tetapi saling melengkapi : 1. Kenyang secara Mekanis   Bila lambung ternak sudah penuh, maka ternak akan terasa kenyang, stop makannya. Tinggal memamah biak atau mengunyah ulang terhadap pakan yang masih belum tercerna sambil di-salivasi. Sebaliknya, bila isi lambungnya tinggal sedikit, kurang dari 1/3 kapasitasnya, Ruminansia secara alami akan berteriak dan meminta makan. kita harus paham soal itu.  2. Kenyang secara METABOLIK       Bila kadar glukosa dalam darah cukup, maka sapi akan terasa sudah kenyang, stop makan. Sebaliknya, bila kadar glukosa dalam darah sudah rendah, sapi akan lapar, dan pasti akan mengembek pula.   Dua-duanya ada sensor untuk memonitor dan memberi feed...

Disclaimer

 

Disclaimer for Catatan Pertanianku

If you require any more information or have any questions about our site's disclaimer, please feel free to contact us by email at godhongdjatie2@gmail.com

Disclaimers for Catatan Pertanianku

All the information on this website - catatanpertanianku.blogspot.com - is published in good faith and for general information purpose only. Catatan Pertanianku does not make any warranties about the completeness, reliability and accuracy of this information. Any action you take upon the information you find on this website (Catatan Pertanianku), is strictly at your own risk. Catatan Pertanianku will not be liable for any losses and/or damages in connection with the use of our website. Our Disclaimer was generated with the help of the Disclaimer Generator and the Privacy Policy Generator.

From our website, you can visit other websites by following hyperlinks to such external sites. While we strive to provide only quality links to useful and ethical websites, we have no control over the content and nature of these sites. These links to other websites do not imply a recommendation for all the content found on these sites. Site owners and content may change without notice and may occur before we have the opportunity to remove a link which may have gone 'bad'.

Please be also aware that when you leave our website, other sites may have different privacy policies and terms which are beyond our control. Please be sure to check the Privacy Policies of these sites as well as their "Terms of Service" before engaging in any business or uploading any information.

Consent

By using our website, you hereby consent to our disclaimer and agree to its terms.

Update

Should we update, amend or make any changes to this document, those changes will be prominently posted here.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Beternak Ayam Jago, Menguntungkan atau Sangat Menguntungkan?

 Ayam Jago merupakan salah satu Ayam yang sangat bagus digunakan untuk kontes. Banyak sekali penghoby yang ingin melihat Ayam Jagonya diadu dalam kontes. Tentu hal ini menjadi pertanyaan besar. Siapa yang bisa memproduksi Ayam jago kontes yang sangat tampan dan gagah di arena kontes itu. Ayam jago jenisnya juga bermacam-macam.  Kali ini tim kami berkesempatan mengunjungi sebuah Peternakan Ayam Jago di Kabupaten Kediri. Ayam jago itu diternak dalam sebuah Kandang pagar keliling dan kandang yang cukup bersih. Angker Farm, nama peternakan itu. Disini adalah tempat produksi Ayam Jago.      Dibutuhkan jenis kandang yang berbeda-beda di masing-masing jenis. Untuk perkembangbiakan, ayam betina sering diliarkan agar bisa mendapatkan pakan alami, namun terkadang juga butuh asupan Vitamin. dan Nutrisi pakan. namun saat perkmebangbiakan ini kita harus tahu soal kapan birahi, kapan butuh vitamin untuk proses reproduksi.  Baca Juga : Beternak Ikan Gabus, Sangat Men...

Sektor Pertanian, Berisi Manusia Merdeka yang Terjajah Harga Naik turun. Solusinya?

 Pertanian merupakan salah satu sektor yang tidak bisa dikesampingkan dalam hajat hidup manusia. Hal ini dikarenakan Pertanian harus memenuhi stok pangan seluruh umat manusia. Di negara yang mayoritas bertani ini, para petani justru tidak bisa merdeka karena serangan barang impor. Harga naik turun, harga harga pangan tidak bisa ditentukan oleh Petani. Harga ditentukan oleh supplay and demand pemilik modal. Adilkah?        Pada kesempatan ini kami ingin menampilkan sebuah gagasan Konsep Pertanian Terpadu, dengan mengedepankan Organik sebagai sebuah nilai tambah sebuah Produk. Kita harus bisa menentukan pasar kita sendiri, sedikit ngeyel dan tak mau ikut sistem pasar biasa. Tak bisa Supplay and Demand Pemilik modal menentukan harga. Kita harus bisa berinovasi menciptakan pasar sendiri. Bagi Petani yang tak punya sawah? Jangan kuatir, Petani yang hanya punya lahan sempit tak perlu sewa sawah. Lho kok bisa? Uang sewa sawah per tahun yang berkisar luasan 100 rhu,d...

Ingin Beternak Ruminansia Secara Efisien? Yuk Merapat.

 Ruminansia merupakan salah satu sektor yang menjadi andalan petani. Petani sering memanfaatkan sisa Pertaniannya untuk pakan ternak-ternak mereka. Namun ada hal yang harus kita perhatikan, Yaitu Konversi Pakan menjadi Daging. Mekanisme kenyang dan lapar, ada 2 perkaranya, tetapi saling melengkapi : 1. Kenyang secara Mekanis   Bila lambung ternak sudah penuh, maka ternak akan terasa kenyang, stop makannya. Tinggal memamah biak atau mengunyah ulang terhadap pakan yang masih belum tercerna sambil di-salivasi. Sebaliknya, bila isi lambungnya tinggal sedikit, kurang dari 1/3 kapasitasnya, Ruminansia secara alami akan berteriak dan meminta makan. kita harus paham soal itu.  2. Kenyang secara METABOLIK       Bila kadar glukosa dalam darah cukup, maka sapi akan terasa sudah kenyang, stop makan. Sebaliknya, bila kadar glukosa dalam darah sudah rendah, sapi akan lapar, dan pasti akan mengembek pula.   Dua-duanya ada sensor untuk memonitor dan memberi feed...